Kamis, 05 Januari 2017

Prolongerd Labor atau Proses Persalinan Partus Lama

Proses Persalinan Lama / Partus Lama (Prolonged Labor)
Partus Lama (Prolonged Labor) merupakan keadaan dimana persalinan tidak mengalami progress / kemajuan selama lebih dari 20 jam (bagi persalinan anak pertama) atau lebih dari 14 jam apabila pada persalinan anak berikutnya.

source of pic 
Partus Lama pada Fase Laten bisa terjadi pada tahapan I (pembukaan/dilatasi) proses persalinan maupun pada fase aktif persalinan.
Proses partus lama ini bisa jadi sangat melelahkan baik fisik maupun emosional Ibu bersalin (mungkin juga pasangan dan atau keluarga), namun prolonge labor ini jarang sekali yang menunjukkan komplikasi.



Apabila proses partus lama ini terjadi pada fase aktif persalinan, tenaga medis yg membantu proses persalinan mungkin akan melakukan tindakan medis untuk mengetahui penyebab lebih lanjut.

Apa penyebab Prolonged Labor atau Partus lama?
Banyak kemungkinan yang menyebabkan terjadinya partus lama. Apabila terjadi pada fase laten, lambatnya proses penipisan leher rahim (cervix) bisa membuat proses partus/persalinan lebih lama. Pada fase aktif, bisa terjadi kemungkinan karena proporsi bayi besar, bentuk pelvis/panggul juga mempengaruhi lamanya proses persalinan.
Kehamilan kembar juga bisa membuat proses partus lebih lama. Penelitian juga menunjukkan korelasi antara partus lama dengan kondisi psikologis ibu bersalin, seperti stress, cemas, maupun takut. Disisi lain, obat – obatan tertenu juga melambatkan dan melemahkan kontraksi.

Apa yang bisa dilakukan?
Beberapa kasus partus lama mungkin memerlukan intervensi medis lebih lanjut, namun tahap pertama yang bisa dilakukan adalah sbb:
Partus Lama pada fase Latent, hal terbaik yang bisa anda lakukan adalah berusaha tetap rileks dan menunggu proses penipisan leher Rahim lebih lanjut. Berjalan, beristirahat, mandi berendam air hangat adalah kegiatan yang bisa dilakukan Ibu. Berubah posisi (dari tidur ke duduk, dari duduk ke berdiri, dari berdiri ke berjalan, leaning forward, posisi hand and knees, jongkok juga bisa membantu.

Peran Doula (pendamping persalinan) bisa membantu proses persalinan Ibu lebih nyaman, bekerja sama dengan pasangan Ibu, Doula bisa mengarahkan dan memberikan informasi untuk ibu tetap nyaman dalam proses persalinan.

Pada artikel web : http://americanpregnancy.org/labor-and-birth/prolonged-labor-failure-progress/ juga disebutkan beberapa hal yang menyebabkan partus lama antara lain :
1.       Induksi pada persalinan
2.       Intervensi Selama persalinan
3.       Nutrisi tidak optimal selama kehamilan
4.       Pembatasan gerak selama proses persalinan
5.       Suasana sekitar ibu bersalin yang tidak nyaman
6.       Kurang asupan makanan dan minum selama proses persalinan

Last but not least, kesimpulan saya, untuk membantu proses persalinan yang lancar, Ibu dan pasangan bisa saling bekerja sama membuat kondisi psikologis ibu lebih rileks , bisa dengan merubah suasana ruangan bersalin lebih nyaman untuk ibu (redup, music, tenang),  mengajak/menyarankan ibu tetap bergerak, tetap makan dan minum juga berkemih cukup sering.


Note: Artikel ini saya salin dari sumber web

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Menghadapi Rasa Takut Dan Cemas Dalam Persalinan.

"Apakah aku bisa ke rumah sakit tepat waktu?" "Bagaimana kalau dokter spog ku nanti berhalangan datang?" "Apa aku b...